Cara Memilih Flash Disk

Sejak diciptakan pertama pada tahun 1998, hingga kini secara perlahan namun pasti flash disk mulai menggeser disket, media penyimpanan data yang telah hadir jauh sebelumnya. Hal ini wajar karena kapasitas penyimpanan data yang lebih besar, mudah digunakan, dan bentuknya yang mungil menjadi nilai lebih yang dimiliki flash disk.

Kebutuhan dan permintaan yang tinggi membuat perangkat tersebut sekarang mudah di jumpai di mana2 dengan model, merek, kapasitas, garansi, bahkan harga yang beragam. Di satu sisi konsumen tentu diuntungkan karena disediakan banyak pilihan, namun secara bersamaan konsumen juga akan dipusingkan dalam memilih flash disk mana yang paling baik.

“Saat memilih flash disk, pertama kita harus sensitif sama harga. Kalau harga pasar jauh berbeda, harus curiga karena dikhawatirkan ini bukan barang original, melainkan produk “cacat” yang dijual dipasaran. Mungkin harga murah tapi enngak jamin dia enggak hang karena dia tidak melalui pengetesan,” ujar Stephen Wei, distributor Cryptonix. Lebih lanjut Stephen mengatakan bahwa umumnya kapasitas pada flash disk 5-8 MB digunakan untuk sistem didalamnya. Jadi misalnya kalau flash disk itu berukuran 128 MB, yang terbaca di komputer nanti seharusnya paling tidak 122-120 MB.

“Kalau kuantitas jauh berbeda itu juga harus curiga. Dan sekarang yang paling jahat itu firmware diubah, itu 64 jadi 128 MB, jadi di-remark. Makanya saat beli kita bisa coba, di software bisa di cek misalnya dengan Sisoft Sandra itu bisa di tes. Di Sisoft Sandra kita juga bisa lihat apakah flash disk tersebut menggunakan SLC (single level cell) atau MLC (multi level cell). Kalau MLC itu kecepatannya sekitar 12-20 Mbps, kalau SLC bisa sampai 480 Mbps. Cuma SLC mulai ditinggalkan karena biaya lebih mahal dan tren mengarah ke MLC,” tambah Stephen.

Demikian halnya yang diutarakan oleh Tony, Company Representative PT.Winstar Computindo Java yang mengatakan bahwa hendak membeli flash disk reputasi merk dan distributor juga patut diperhitungkan , dan jangan lupa utnuk memperhatikan garansi yang diberikan.
“Kemudian review2 dari wbsite atau majalah soal tes perbandingan, kita bisa lihat dari situ. Sama terus masalah garansi, ini juga perlu diperhatikan,” ujar Tony.

Untuk memberi ketenangan, garansi memang menjadi faktor yang patut dicermati saat membeli flash disk. Setelah itu barulah kemudian mempertimbangkan fitur2 yang ada pada flash disk tersebut, dan untuk yang satu ini, semua kembali pada selera masing2 orang. Misalnya jam atau fitur lain yang memungkinkan pengguna melakukan instalasi perangkat lunak didalamnya, dan lebih dari itu pengguna dapat mengunduh perangkat lunak tsb dari situs2 yang disediakan produsen, seperti verbatim yang melengkapi flsh disk-nya (yang berukuran 1 Gb ke atas) dengan beberapa program seperti pass2go, ACDSEE, Powerbackup, Zinio, Migo, Mozilla Thunder Bird, U safe, dan U3 welcome

0 Response to "Cara Memilih Flash Disk"

Post a Comment